Selamat Datang di BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media

Ai Chat

Breaking News
Global climate summit reaches historic agreement on carbon emissions • Tech giant announces revolutionary AI breakthrough • Major economic reforms proposed by government officials • International space mission discovers new exoplanet

Sunday, 17 August 2025

Penutupan KSTI (Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri) 2025



Penutupan KSTI (Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri) 2025 telah dilakukan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB 

Bandung- Kegiatan Konvensi Sains, Teknologi dan Industri (KSTI) 2025 resmi ditutup oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto,

Penutupan dilakuan setelah kegiatan KSTI yang berlangsung selama 3 hari sejjak Kamis (7/8) hingga Sabtu (9/8) di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), ITB, Jawa Barat,

Dalam acara penutupan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof Brian Yuliarto mengatakan kegaitan KSTI bukanlah akhirnya dari kegiatan dalam upaya pengembangan sains dan teknologi.

“Kita lihat Negara  yang maju mereka punya ambisi besar, saint teknologi tidak cukup berhenti sampai disini. KSTI tidak cukup dengan hanya berkumpul, berikan gagasan lalu kita tutup,”  ujar Prof. Brian.

Menurut Brian, yang terpenting dari ini semua adalah siap kerja setelah ini .

“Saya berterima kasih kepada para peneliti, saya juga dosen san permah menjadi peneliti. Jad saya paham bemar gimana bapak-bapak ibu ditengah kesunyian berinteraksi demgan mahasiswa memberikan pengetahuan dan penelitian ada yang sampe malam,” jelasnya.

Menurut prof Brian, Indonesia butiuh pengusaan saint,teknologi saat ini dan  dirinya samgat terbuaka bagi semua yang memiliki gagasan dan ide.

“Juga kerja sama dengan industri, jadi kita ingin apa yang kita teliti, apa yang teman dosen teliti dan kembangkan bisa dipakai oleh industr,”  sebutnya.

Prof Brian  meminta kepada dunia Industry, jika mereka butuh apa, bisa sampaikam kepadanya.

“ Kami akan kumpulkan peneliti-peneliti terbaik di bidnag tersebut, bahkan dana penelitain akan dibeeikan dari kita, Tapi kita inginkan adalah hasil penelitian bisa digunakan bemar-benar untuk kepentingan industri,” tegasnya

Namun menurutnya, kadang yeman industri tidak memberikan infornasj dati hasil penelitian, sehingga apa yang dibutuhkan ibdustri dan bisa dimanfaatkan.

“Saya kembali ingatkan ini bukanlah akhir tapi dari awal kerja-kerja besar kita semua. insan  pendidikan tinggu para peneiti guru besar dan sintis yang ada di indonesia,” tandasnya.

Acara KSTI 2025  melibatkan 68 kementerian, 152 BUMN, dan menampilkan lebih dari 400 inovasi yang diharapkan dapat menjadi titik awal kolaborasi riset berorientasi pertumbuhan ekonomi. KSTI 2025 juga didukung penuh oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebagai penyedia pendanaan kegiatan, yang bersumber dari Dana Abadi Pendidikan Tinggi (DAPT).







 

0 comments:

PCN Indonesia Gelar Build Next Bandung: Pamerkan Material dan teknologi Bangunan Terbaru

BANDUNG, BIP NEWS MEDIA – Principal Collective Network (PCN) Indonesia kembali menggelar ajang pameran industri bertajuk "B...