Selamat Datang di BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media BiP News Media - BiP News Media

Ai Chat

Breaking News
Global climate summit reaches historic agreement on carbon emissions • Tech giant announces revolutionary AI breakthrough • Major economic reforms proposed by government officials • International space mission discovers new exoplanet

JABAR MEDIA SUMMIT 2025 11 SEPTEMBER 2025 HOTEL HOLIDAY IN BANDUNG

JABAR MEDIA SUMMIT 2025 11 SEPTEMBER 2025 HOTEL HOLIDAY IN BANDUNG

kerjasama Pemkot Bandung dan Pemerintah Kota Hamamatsu, Jepang

Kota Bandung dan Hamamatsu Perpanjang Kerja Sama Sister City, Fokus pada SDM dan Teknologi Air Bersih

Penutupan KSTI (Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri) 2025

Penutupan KSTI (Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri) 2025 telah dilakukan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB

Seminar Kebangsaan: Merayakan 60 Tahun SMAK 1 BPK PENABUR

Seminar Kebangsaan: Merayakan 60 Tahun SMAK 1 BPK PENABUR Bandung dengan Semangat Persatuan dan Harmoni

SEMINAR NASIONAL MAGPAR UNPAD 2025

Magister Pariwisata Berkelanjutan Universitas Padjadjaran Gelar Seminar Nasional: Dorong Sinergi Pariwisata Berkelanjutan di Era Digital

KITA BERKEBAYA BY DJRAUM FOUNDATION

KITA BERKEBAYA HADIRKAN OBROLAN HANGAT ‘BERDAYA LEWAT KEBAYA’ DI PANGGUNG PERFORMA

Saturday, 19 September 2026

Workshop Event Essentials Entrepreneur Skill Bekali Peserta dengan Kompetensi Kewirausahaan dari Hulu hingga Hilir, Perintis Berdaya Connect , Kemenko PM ( Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat)

Workshop Event Essentials Entrepreneur Skill Bekali Peserta dengan Kompetensi Kewirausahaan dari Hulu hingga Hilir, Perintis Berdaya Connect , Kemenko PM ( Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat)


BANDUNG — Upaya meningkatkan kapasitas dan keterampilan kewirausahaan kembali digelar melalui kegiatan workshop bertajuk “Event Essentials Entrepreneur Skill” yang berlangsung hari ini di Bandung Creative Hub, Gedung Lantai 2, CWS, Kota Bandung.

Kegiatan ini menghadirkan Ibu Deasi dari Niskala Insight Consulting sebagai narasumber, bersama Metamorepreneur dari Seruni Foundation. Workshop tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi para peserta untuk memperkuat pemahaman mengenai dunia usaha secara lebih menyeluruh, tidak hanya dari sisi bagaimana memulai bisnis, tetapi juga bagaimana mengelolanya agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai entrepreneur skill secara end-to-end, mulai dari tahap perencanaan usaha, penyusunan konsep dan strategi bisnis, pengembangan usaha, pemasaran, hingga pengelolaan keuangan.

Materi yang diberikan dirancang agar peserta memiliki pemahaman yang lebih terstruktur mengenai berbagai aspek penting dalam membangun dan menjalankan usaha. Dengan demikian, peserta diharapkan mampu melihat kewirausahaan bukan sekadar sebagai aktivitas ekonomi, tetapi sebagai sebuah proses yang membutuhkan perencanaan, kreativitas, kemampuan membaca peluang, serta pengelolaan yang profesional.

Narasumber Ibu Deasi dari Niskala Insight Consulting memberikan perspektif dan pembelajaran yang relevan mengenai keterampilan yang dibutuhkan seorang entrepreneur dalam menghadapi dinamika dunia usaha. Sementara itu, kehadiran Metamorepreneur dari Seruni Foundation turut memperkuat semangat pengembangan kapasitas peserta agar mampu bertumbuh menjadi pelaku usaha yang adaptif dan memiliki daya saing.

Workshop ini juga menempatkan aspek pemasaran dan pengelolaan keuangan sebagai bagian penting dalam perjalanan sebuah usaha. Kemampuan memasarkan produk atau jasa secara tepat serta mengelola keuangan secara tertib merupakan fondasi yang diperlukan agar bisnis dapat berjalan secara sehat dan terukur.

Melalui kegiatan Event Essentials Entrepreneur Skill, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga memiliki bekal praktis yang dapat diterapkan dalam merancang maupun mengembangkan usaha masing-masing.

Kegiatan yang berlangsung di Bandung Creative Hub tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya lebih banyak entrepreneur yang memiliki kemampuan komprehensif, mulai dari menyusun perencanaan hingga mengelola dan memasarkan usaha secara profesional.

Dengan pembekalan keterampilan kewirausahaan secara menyeluruh, workshop ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi peserta untuk semakin percaya diri dalam menangkap peluang, mengembangkan gagasan menjadi usaha, serta membangun bisnis yang memiliki arah dan pengelolaan yang lebih terstruktur.

Pewarta: Irham W.
BIP NEWS MEDIA — Bandung

Monday, 14 September 2026

TERAS PUN BIANG: Ruang Seni di Bandung yang Mempertemukan Karya Arsitektur dan Keindahan Alam

BIP NEWS MEDIA

14 SEPTEMBER 2026

TERAS PUN BIANG: Ruang Seni di Bandung yang Mempertemukan Karya Arsitektur dan Keindahan Alam

BANDUNG — Semangat berkesenian terus tumbuh di Kota Bandung melalui hadirnya ruang-ruang kreatif yang menjadi wadah bagi para seniman untuk berkarya dan memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat. Salah satunya adalah Galeri Lukis dan Cafe TERAS PUN BIANG, yang berlokasi di Jl. A. Yani, Gg. Marhaban 2 No. 144, Bandung.

Dalam wawancara bersama BIP NEWS MEDIA, pemilik sekaligus seniman yang berkarya di ruang tersebut memperkenalkan sejumlah karya lukisan yang memiliki karakter dan pendekatan artistik yang berbeda. Karya tersebut di antaranya merupakan hasil kreativitas Bapak Erwin Erlangga.S.Ds.bersama istrinya, Ibu. Lina Paulina, S.Pd.

Bpk.Erwin Erlangga dikenal melalui karya-karya yang banyak mengeksplorasi arsitektur, dituangkan melalui media kanvas dan kertas. Sementara itu, karya Ibu Lina Paulina lebih banyak menghadirkan nuansa alam, dedaunan, serta unsur-unsur natural yang memberikan kesan tenang dan dekat dengan lingkungan.

Perpaduan karakter kedua seniman tersebut menciptakan kekayaan visual yang menarik. Unsur arsitektur yang menjadi kekuatan karya Erwin berpadu dengan eksplorasi alam dan dedaunan dalam karya Lina, menghadirkan perspektif yang berbeda dalam melihat lingkungan dan kehidupan melalui medium seni rupa.

Menurut Erwin, dirinya dan sang istri telah cukup lama menekuni dunia seni dan memiliki pengalaman mengikuti maupun menyelenggarakan solo event di sejumlah lokasi, baik di dalam maupun luar Kota Bandung.

“Kami sudah lama berkarya dan beberapa kali mengadakan solo event di berbagai lokasi, baik di dalam maupun luar kota. Kami sangat ingin karya-karya ini bisa lebih dikenal oleh publik sehingga dapat terus berkembang dalam bidang seni,” ujar Erwin Erlangga.

Terbuka untuk Kolaborasi dan Pameran Seni

Lebih jauh, Erwin menyampaikan bahwa pihaknya terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, baik komunitas, institusi, pelaku usaha, maupun lembaga lainnya, dalam penyelenggaraan kegiatan seni, event kreatif, dan pameran lukisan.

Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu cara penting untuk memperluas apresiasi masyarakat terhadap karya seniman lokal sekaligus membuka kesempatan bagi para seniman untuk terus berkembang.

Ia juga berharap dukungan terhadap dunia seni di Kota Bandung dapat semakin diperkuat. Tidak hanya melalui ruang pamer dan kegiatan seni, tetapi juga melalui dukungan nyata dari pemerintah maupun berbagai lembaga yang memiliki perhatian terhadap perkembangan kebudayaan dan kreativitas masyarakat.

“Kami berharap pemerintah dan lembaga-lembaga NGO ke depannya bisa lebih aktif membantu para seniman dalam mengembangkan karya-karyanya. Dengan dukungan dan ruang yang lebih luas, seniman tentu akan lebih mudah berkembang dan karya-karya mereka bisa semakin dikenal masyarakat,” tutur Erwin.

Menjaga Ekosistem Seni di Kota Bandung

Keberadaan TERAS PUN BIANG menjadi salah satu gambaran bahwa ekosistem seni tidak hanya dapat tumbuh melalui galeri-galeri besar, tetapi juga melalui ruang kreatif yang dekat dengan masyarakat.

Bagi para seniman, ruang semacam ini dapat menjadi tempat untuk memperkenalkan karya, membangun jejaring, bertemu dengan penikmat seni, sekaligus membuka peluang kolaborasi baru.

Di tengah perkembangan industri kreatif, keberadaan seniman lokal seperti Erwin Erlangga dan Lina Paulina menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan seni rupa di Kota Bandung. Karya yang lahir dari pengalaman, lingkungan, serta karakter personal masing-masing seniman menjadi bagian dari kekayaan budaya dan kreativitas kota.

Dengan semangat berkarya dan keterbukaan untuk berkolaborasi, TERAS PUN BIANG diharapkan dapat terus menjadi salah satu ruang yang mempertemukan seniman, karya seni, komunitas, dan masyarakat, sekaligus mendorong semakin luasnya apresiasi terhadap karya seni rupa lokal.

__________________________________________

BIP NEWS MEDIA akan terus menghadirkan informasi dan cerita mengenai para pelaku seni, budaya, ekonomi kreatif, serta berbagai potensi lokal yang turut membangun wajah Kota Bandung.


Pewarta: Irham W.
BIP NEWS MEDIA
Bandung, 14 September 2026

Friday, 21 August 2026

PCN Indonesia Gelar Build Next Bandung: Pamerkan Material dan teknologi Bangunan Terbaru



BANDUNG, BIP NEWS MEDIA – Principal Collective Network (PCN) Indonesia kembali menggelar ajang pameran industri bertajuk "BuildNext One Day Exhibition" di Kota Bandung. Acara yang berlangsung pada Kamis (20/8/2026) ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pelaku industri bahan bangunan, konstruksi, dan properti dalam satu wadah kolaboratif.


Dilaksanakan di Convention ballroom 2, Lantai 3A, HARRIS Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung, pameran ini menghadirkan 40 supplier material bangunan dengan total 80 booth. Para pengunjung disuguhkan beragam solusi inovasi terbaru, mulai dari material bangunan, produk interior dan eksterior, hingga teknologi konstruksi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Salah satu sorotan utama dalam pameran kali ini adalah kehadiran produk-produk yang mengusung konsep ramah lingkungan dengan prinsip zero waste atau tanpa sampah, serta inovasi kunci digital yang relevan untuk hunian subsidi maupun komersial.


Founder PCN Indonesia, Ivan Litan, mengungkapkan bahwa Build Next Bandung merupakan edisi keempat yang diselenggarakan di kota tersebut. Menurutnya, acara ini dirancang tidak hanya sebagai pameran dagang, tetapi juga sebagai ruang strategis untuk memperluas jaringan bisnis dan mendekatkan produsen langsung kepada konsumen, developer, serta desainer.


"Kami (PCN) telah kali keempat hadir di Bandung. Dalam Build Next Bandung kali ini, kami membawa konsep baru dengan menghadirkan developer properti dan melibatkan teman-teman desainer," kata Ivan.


Ivan menambahkan, penyelenggaraan tahun ini juga menjadi momen bagi PCN Indonesia untuk menghadirkan pembicara-pembicara berprestasi dengan pengalaman internasional, guna memberikan wawasan terkini bagi para peserta. Selain material bangunan, pameran ini juga menampilkan produsen peralatan listrik (electrical), termasuk Samsung, yang memperkenalkan solusi pendukung hunian modern.

Rangkaian acara juga diisi dengan sesi Designer Talk, yang menjadi wadah diskusi inspiratif bagi para profesional desain interior dan arsitektur. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 20.00 WIB ini mendapat dukungan penuh dari berbagai asosiasi profesi dan industri, di antaranya Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Real Estat Indonesia (REI), Green Building Council Indonesia (GBCI), Asosiasi Developer Properti Syariah (ADPS), dan Asosiasi Developer Properti Indonesia (DEPERINDO).

Kehadiran Build Next Bandung diharapkan dapat terus mendorong adopsi teknologi dan material bangunan yang inovatif, sekaligus membuka peluang kerja sama antar pelaku industri di Jawa Barat dan sekitarnya.

(dok: irham w)

Friday, 10 July 2026

Grib Jaya Kumpulkan 107 Atlet Tinju di Turnamen Piala Wali Kota Bandung 2026


Grib Jaya Kumpulkan 107 Atlet Tinju di Turnamen Piala Wali Kota Bandung 2026

BANDUNG – Gelaran tinju tahunan bergengsi, Kejuaraan Tinju Grib Jaya Boxing Camp Piala Wali Kota Bandung 2026, resmi berlangsung meriah pada pekan ini. Turnamen yang digelar dari tanggal 8 hingga 12 Juli 2026 ini berhasil mengumpulkan sebanyak 107 atlet tinju yang siap unjuk gigi di atas ring.


ketua Grub Jaya kota Bandung Bpk. FREDDY, menyatakan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. "Kami bangga bisa menghadirkan 107 petinju muda berbakat dari berbagai daerah. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah untuk mencetak karakter dan prestasi atlet tinju nasional," ujarnya dalam sambutannya.

Turnamen yang mengusung semangat sportivitas dan persatuan ini tidak hanya menyajikan pertandingan sengit antarpetinju, tetapi juga dirancang sebagai sarana hiburan bagi masyarakat Bandung. Para penonton disuguhkan aksi-aksi teknis dan strategi bertarung yang memukau dari para atlet yang telah menjalani persiapan intensif.

Kehadiran 107 atlet ini menjadi indikator positif bagi perkembangan olahraga tinju di Jawa Barat, terutama dalam rangka menyongsong even-even besar seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Melalui turnamen Piala Wali Kota Bandung 2026, Grib Jaya berkomitmen terus memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan atlet tinju usia dini dan junior agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Pertandingan akan terus berlanjut hingga puncak acara pada 12 Juli 2026, dengan harapan dapat melahirkan juara-juara baru yang membanggakan kota Bandung dan provinsi Jawa Barat.

Thursday, 11 June 2026

APEPI: Indonesia Jewellery Fair Gerakkan Ekonomi Bandung dan Industri Perhiasan Nasional SUDIRMAN GRAND BALLROOM BANDUNG 11-14 JUNI 2026

Indonesia Jewellery Fair 2026 Hadir di Bandung, Dorong Industri Perhiasan dan Gerakkan Ekonomi Daerah

         ketua APEPI Bpk Jeffrey Tumewa



Bandung – Pameran perhiasan terbesar di Indonesia, Indonesia Jewellery Fair (IJF) 2026, kembali digelar di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung. Ajang yang menghadirkan ribuan desain perhiasan dari berbagai daerah di Indonesia ini menjadi wadah bagi pelaku industri, pengrajin, investor, hingga pecinta perhiasan untuk melihat perkembangan terbaru dunia perhiasan nasional.

Ketua Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (APEPI), Jefri Iskandar, mengatakan bahwa pameran ini tidak hanya menjadi sarana transaksi dan promosi, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk melihat beragam desain perhiasan yang dapat dipilih sesuai selera dan kebutuhan.

"Pengunjung bisa melihat ribuan macam desain perhiasan dari berbagai daerah. Mereka dapat memilih desain yang disukai sekaligus melengkapi koleksi perhiasan yang dimiliki. Peserta yang hadir juga bukan hanya dari Bandung, tetapi dari berbagai kota di Indonesia," ujar Jefri.

Menurutnya, penyelenggaraan Indonesia Jewellery Fair memberikan dampak ekonomi yang luas bagi Kota Bandung. Persiapan pameran dilakukan jauh hari sebelumnya, mulai dari pembangunan stan, pengaturan tata ruang, hingga melibatkan berbagai sektor pendukung seperti keamanan, kuliner, jasa perhotelan, dan transportasi.

"Acara seperti ini memberikan manfaat ekonomi yang besar. Hotel-hotel menjadi penuh karena banyak peserta dan pengunjung datang dari luar kota bahkan luar negeri. Mereka biasanya tidak hanya datang sehari, tetapi bisa tinggal antara dua hingga empat hari. Restoran, pusat kuliner, hingga sektor jasa lainnya juga ikut merasakan dampaknya," katanya.

Jefri menambahkan, dukungan Pemerintah Kota Bandung sangat penting agar pameran serupa dapat terus dilaksanakan karena berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selain menghadirkan produsen perhiasan, pameran ini juga diikuti oleh perusahaan penyedia peralatan dan teknologi pendukung industri perhiasan. Saat ini, anggota APEPI yang aktif tercatat lebih dari 60 pengusaha dari berbagai sektor industri emas dan permata.

"Perusahaan penyedia peralatan juga hadir dalam pameran ini. Para pengrajin bisa melihat langsung teknologi terbaru yang mendukung proses produksi. Dengan alat yang tepat, mereka bisa meningkatkan kualitas hasil desain dan lebih percaya diri dalam memasarkan produknya," jelasnya.

Sementara itu, menanggapi kondisi harga emas yang menjadi perhatian masyarakat dan investor, Jefri menjelaskan bahwa pergerakan harga emas global saat ini dipengaruhi oleh kondisi geopolitik dunia dan kebijakan suku bunga bank sentral internasional.

Menurutnya, dalam beberapa pekan terakhir harga emas mengalami koreksi atau penurunan setelah sebelumnya mencapai level tinggi.

"Harga emas saat ini sedang mengalami konsolidasi. Dalam satu minggu terakhir terjadi penurunan yang cukup signifikan. Namun bagi investor jangka panjang, kondisi ini justru menjadi peluang untuk melakukan pembelian karena harga sedang berada pada level yang lebih rendah dibandingkan beberapa waktu lalu," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian bank sentral menjual cadangan emasnya untuk mendukung stabilitas ekonomi, masih banyak bank sentral di berbagai negara yang tetap membeli emas sebagai bagian dari cadangan devisa. Kondisi tersebut membuat prospek emas dalam jangka panjang masih cukup menjanjikan.

Melalui penyelenggaraan Indonesia Jewellery Fair 2026, APEPI berharap industri perhiasan nasional semakin berkembang, mendorong lahirnya inovasi desain baru, memperluas pasar produk dalam negeri, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri perhiasan dan kerajinan emas di kawasan Asia Tenggara.

Pameran Indonesia Jewellery Fair 2026 berlangsung di Sudirman Grand Ballroom Bandung dan terbuka untuk masyarakat umum, pelaku usaha, investor, serta komunitas industri perhiasan dari berbagai daerah di Indonesia.


Doc (IRHAM WAHYONO) 

Tuesday, 9 June 2026

DEBAT ILMIAH PSEL Bersama WALHI & DPRD JABAR KOMISI IV

WALHI Jabar dan DPRD Jabar Gelar Diskusi Ilmiah, Soroti Rencana PSEL Sarimukti dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Bandung, 9 Juni 2026 – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Barat bersama Komisi IV DPRD Jawa Barat menggelar diskusi ilmiah bertajuk pengelolaan sampah yang berkeadilan dan berkelanjutan, Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Rooftop DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro No. 27, Kota Bandung, ini menghadirkan berbagai kalangan mulai dari pemerintah, akademisi, masyarakat sipil hingga praktisi lingkungan.

Diskusi tersebut diselenggarakan dalam rangka meningkatkan pemahaman publik sekaligus membangun ruang dialog ilmiah terkait rencana penerapan teknologi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.

Acara yang dimulai pukul 12.30 WIB itu menjadi wadah bertukar pandangan mengenai berbagai aspek pengelolaan sampah, mulai dari dampak lingkungan, kesehatan masyarakat, tata kelola proyek, hingga alternatif solusi yang dinilai lebih berkelanjutan bagi kawasan Bandung Raya.

Dalam forum tersebut, sejumlah narasumber menyampaikan pandangan kritis terhadap implementasi proyek PSEL. Perwakilan WALHI Nasional membawakan materi bertajuk “Mengapa PLTSa di Bandung Raya adalah Solusi Palsu?” yang mengulas berbagai tantangan dan risiko dari teknologi pengolahan sampah berbasis pembakaran.

Sementara itu, Indonesian Corruption Watch (ICW) mengangkat topik “Peluang Korupsi PSN PSEL Danantara”, yang membahas potensi kerawanan tata kelola dan pengawasan dalam proyek strategis nasional di sektor pengelolaan sampah.

Perspektif global turut dihadirkan oleh Global Alliance for Incinerator Alternatives (GAIA) melalui materi “Permasalahan dan Pembelajaran dari Proyek Waste-to-Energy Incinerator di Tingkat Global”. Materi tersebut mengulas berbagai pengalaman internasional terkait implementasi teknologi insinerator dan dampaknya terhadap lingkungan maupun masyarakat.

Nexus3 Foundation juga memaparkan kajian mengenai “Risiko Lingkungan dan Kesehatan Solusi Teknologi Thermal untuk Penanganan Sampah Kota”. Kajian tersebut menyoroti berbagai aspek kesehatan dan lingkungan yang perlu menjadi perhatian dalam pengembangan teknologi pengolahan sampah berbasis termal.

Adapun Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi Berkelanjutan (YPBB) menyampaikan materi mengenai “Solusi Persoalan Sampah Bandung Raya”, yang menitikberatkan pada pendekatan pengurangan sampah dari sumber, pemilahan, serta penguatan ekonomi sirkular sebagai solusi jangka panjang.

Diskusi semakin kaya dengan kehadiran panelis penanggap, yakni Dr. Tomi Setiawan dari FISIP Universitas Padjadjaran, Dr. Dhini Ardianti, S.Sos., M.I.Kom dari Universitas Pasundan, serta Dr. Indra Prawira dari Komisi IV DPRD Jawa Barat.


Melalui kegiatan ini, WALHI Jawa Barat berharap berbagai pemangku kepentingan dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai rencana penerapan PSEL di Sarimukti, sekaligus mendorong lahirnya kebijakan pengelolaan sampah yang lebih adil, partisipatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Jawa Barat.

Diskusi ilmiah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keterlibatan publik dalam proses perumusan kebijakan pengelolaan sampah, sehingga setiap keputusan yang diambil dapat mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

(Doc. Irham W)    

        

Wednesday, 12 November 2025

DEMO MASAK Bersama RoseBrand UMKM JITOE Kecamatan Cibeunying Kaler Kota Bandung

Bersama RoseBrand UMKM JITOE Kecamatan Cibeunying Kaler Kota Bandung

 


👩‍🍳 RoseBrand dan UMKM Jitoe Cibeunying Kaler Berkolaborasi, Tingkatkan Keterampilan Ibu-Ibu dalam Membuat Kue

    Bandung, Rabu 12 November 2025, Sebanyak sekitar 35 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang didominasi oleh ibu-ibu di wilayah Cibeunying Kaler, Kota Bandung, hari ini Rabu 12 November 2025,mengikuti acara demo memasak kue yang diselenggarakan oleh komunitas UMKM Jitoe Cibeunying Kaler bekerja sama dengan RoseBrand, produsen tepung tapioka nasional terkemuka di indonesia.



    Bertempat di Aula Kecamatan Cibeunying Kaler, acara bertema "Kue Lezat, Modal Usaha Kuat" ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan inovasi produk kuliner UMKM lokal, khususnya dalam membuat aneka kue bolu.




    Hadir di acara ini adalah Bapak Drs. Suardi, selaku Camat Cibeunying Kaler, didampingi Bpk.TEGUH HARIS PATHON, S.STP., M.AP. Sekertaris Camat Cibeunying kaler, beserta jajaran, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi ini.Ketua Panitia acara sekaligus Ketua UMKM Kelurahan Cihaurgeulis  ibu Oting Martiningsih, Ketua UMKM JITOE Bpk.Irham Wahyono, dan Perwakilan dari pihak RoseBrand ibu Ica Selaku instruktur Chef hari ini.

    Pihak Kecamatan sangat menyambut baik kegiatan ini. Ibu-ibu adalah tulang punggung ekonomi keluarga, dan melalui pelatihan seperti ini,  produk UMKM Cibeunying Kaler, khususnya di bidang kuliner, bisa semakin berkualitas dan daya saingnya meningkat.

Bolu Sakura dan Rainbow Jadi Menu Andalan






    Dalam sesi demo memasak, para peserta diajak untuk membuat dua jenis kue bolu yang sedang populer, yaitu Bolu Rainbow dengan tampilan warna-warni yang menarik dan Bolu Sakura yang lembut. Kedua resep ini secara khusus menggunakan produk RoseBrand sebagai bahan utama untuk menjamin kualitas dan tekstur kue yang sempurna.

    Penggunaan bahan baku yang berkualitas sangat menentukan hasil akhir, terutama untuk kue yang akan dijual. RoseBrand hadir untuk mendukung UMKM dengan menyediakan produk terbaik agar hasil kreasi ibu-ibu bisa maksimal dan disukai pasar,bertindak selaku Chef "ibu ICA, Ibu MIA, dan beberapa perwakilan dari RoseBrand.

Diskon Khusus dan Pameran Produk UMKM




    Selain sesi demo, suasana semakin meriah dengan adanya sesi diskon dan harga khusus untuk berbagai produk RoseBrand bagi seluruh peserta. Kesempatan ini dimanfaatkan betul oleh para pelaku UMKM untuk mengisi stok bahan baku dengan harga yang lebih hemat.


    Tak hanya itu, acara ini juga dimanfaatkan sebagai ajang promosi dengan digelarnya Pajang Jual Produk UMKM di area venue. Peserta dapat memamerkan dan menjual langsung produk andalan mereka kepada hadirin.



    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM, khususnya ibu-ibu di Cibeunying Kaler, dapat mengaplikasikan ilmu baru yang didapat untuk mengembangkan usaha mereka, menciptakan varian produk baru, dan pada akhirnya, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
    Dengan antusiasnya Para UMKM , maka kegiatan ini akan dilakukan Secara Rutin setiap Bulannya Ucap ibu ICA perwakilan dari RoseBrand, Terima Kasih RoseBrand.



Monday, 27 October 2025

Lomba Tumpeng World Coconut Day ke 2 Kota Bandung


                          

              26 0ktober 2025 ,Perayaan Hari Kelapa Dunia (World Coconut Day) ke II tahun 2025 kembali digelar di Mall D'Botanica , Jl. Dr. Djunjunan No.143-149, Pajajaran, Kec. Cicendo, Kota Bandung, dengan menggelar rangkaian kegiatan kolosal yang memadukan semangat olahraga, budaya, dan kreativitas.





          Tidak tanggung-tanggung, perayaan WCD 2 tahun ini diramaikan oleh tiga acara utama yaitu 5K Fun Run, Lomba Menghias Tumpeng dan Lomba Paduan Suara Pelajar. 
Ketua Penyelenggara World Coconut Day 2025 ibu.Selfana Gunawan, menjelaskan bahwa peringatan World Coconut Day tahun ini menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya kelapa sebagai komoditas unggulan nasional.

         Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama lintas sektor dengan konsep pentahelix, melibatkan unsur pemerintah, diantaranya Dinas kebudayaan dan pariwisata, Dispora, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung, Kodim 0618/Kota Bandung, serta organisasi masyarakat dan media.

        Menurut  ibu.Selfana Gunawan selaku salah satu Inisiator pelaksana kegiatan, acara ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran akan potensi ekonomi kelapa serta melestarikan kuliner tradisional berbahan dasar kelapa.

         "Semoga dengan adanya kegiatan WCD 2 ini bisa meningkatkan kesadaran akan potensi ekonomi kelapa serta lebih melestarikan kuliner tradisional berbahan dasar kelapa". ujar ibu.Selfana, Sabtu 25/10/2025.


UMKM JITOE Kecamatan Cibeunying kaler Menjadi Salah satu Peserta Lomba Menghias Tumpeng pada 25 Oktober 2025 memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Bandung.









Doc.Publikasi foto : irham

Workshop Event Essentials Entrepreneur Skill Bekali Peserta dengan Kompetensi Kewirausahaan dari Hulu hingga Hilir, Perintis Berdaya Connect , Kemenko PM ( Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat)

Workshop Event Essentials Entrepreneur Skill Bekali Peserta dengan Kompetensi Kewirausahaan dari Hulu hingga Hilir, Perintis Berdaya Connec...